Nah sekarang gue mau bahas ttg LDR , apa itu LDR?? Masa gak tau sih itu
long distance relationship wihh sok inggris yaa gue hahahaha
Artiin dlu yuk satu2
Long : panjang / jauh
Distance : jarak
Relantionship : hubungan
Berhubung b.inggris jd bacanyaa hubungan jarak jauh *sok ngerti b.ingg*
Jadi udh tau kan knp dibilang LDR??
Okee
gue kasih tau knp dibilang LDR , sblmnya gue mau crita dlu td mlm yaa
tepaatt malem minggu gue kluar sndiri ke gramedia biasa lahh liat2 buku
baca2 buku nemuu deh tuh buku tentang LDR liat2 dan baca2 dikit didlmnya
ada macem2 LDR...
Mau tau apa aja?? Ini gue kasih tau plus akan gue jelasin panjang lebar juga...^^)
1.
LDR size S , maksdnya small berarti mudah klo di games2 small tergolong
mudah, tapii klo dlm suatu hubungan gimna?? Yaaa masih dikategorikan
mudaah juga..Mudahnya gini loh masih terjangkau sama kendaraan kendaraan
umum misalnya contoh jakarta - bekasi , yaelah masih dr jakarta ke
bekasi bisa kan pake motor bisa pake kopaja bisa pake metromini busway
juga bisa, walaupun lama klamaan akan ngrasa capee tp klo cinta kan
perjuangkan dong baru jakarta bekasi ..
2. LDR size M, medium! Nah klo medium digames udh masuk tahap sulit dikit yaa gak??
Klo
dihubungan gimna? Sama sih udh lumayan sulit , dikategorikan lumayan
sulit itu klo dilihat dr sudut pandangan gue nih gara2 faktor jangkauan ,
jangkauannya udh lumayan jauh misalnya jakarta - jogja -,-
Hayoo sanggup? Sanggup lah jalanin dlu aja, masih bisa terjangkau kan?? Pake bus atau pake kreta..
Tapi
yg bikin berat , berat diongkos klo cuma sehari dua hari gak mungkin
kan pasti dtgnya klo liburan panjang biar skalian lama hbs itu balik lg
dan dtg lg nunggu libur hmmm kira2 sthn sekali atau sthn dua kali
mungkin ktmunyaa *pukpuk*
3. LDR size L, hayoo apa hayoo size L?? large?? hmmm hampir mirip sih tapi disini lebih tepatnya "Long" kenapa long? karena LDR di tipe ini udaah mulai panjaaaaangggg jaraknya dan panjang jugaa ketemuannya, tapi semoga aja yaa hubungannya juga panjangg (˘ʃƪ˘)
misalnya antar pulau yg satu dipulau jawa satunya lagi di sumatera wihh wihh wihh manteep yaa antar pulau loohh dan kemungkinan ktmuannya juga klo ada promo tiket *upsss
tapi ini bener loh gue dapet bocoran langsung dari LDR tipe ini mrk ktmunya yaa bisa dlm sthn 4 kali klo ada promo tikeet -_-
hebaattt yaaa mrk dan gue harus bilang jokoWOW buat merekaa hehehehe
3. LDR size XL, exstra LONG Σ ( °┌┐ ° !! )
Udh
"long" pake exstra pula , jd mksdnya exstra jauuuuuhhhh dan disini juga
harus bnyk2 ekstra dr extra sabar extra saling ngerti yg terakhir extra
bnyak2 berdoa (˘ʃƪ˘)
Banyak2 berdoa biar dilapangkan hatinya klo tiba2 kandas dan the end ditengah jalan *pukpuk*
Misalnya
jakarta - jepang, tuh pikir aja yg jkt jogja jkt bandung aja ktmunya
sthn skali atau sthn dua kali lahh klo jakarta jepang ktmunya brp tahun
sekali?? -_-
Dan exstra ongkos , ongkosnya gede lohh klo mau pulang
kejkt pasti pake pesawat dikira ongkos pesawat murah kali klo stiap
liburan harus bulak balik jakarta - jepang wihhh org kayaa -_-
Tapii
dari beberapa macem LDR yg paling miriss itu emng klo di tipe XL yg
sampe kluar negeri , tapi yg paling elit juga XL transportnya pesawat coy
dan juga yg paling paling berat ongkosnya juga XL..
Saluut deh klo ada yg bisa bertahan di tipe itu sampe bbrp tahun -_-"
Krna
LDR itu gak akan bisa bertahan lama , sekuat kuatnya rasa cinta dan
sayang mrk tetep hati pasti menjerit jerit , jd klo klo LDR putus juga
penyebabnya bukan krna gak sayang lgi tapi pasti gara2 hatinya ngejerit
terus gak kuat nahan huaaaaaaaa *pukpuk*
Awaass awaaass jgn galauuuuuu...!!!
Selama - lamanya yg LDR kemungkinan 1 sampe 2 thn itu udh top bgt dan "wow" sekaliiii *salto*
Tinggal nunggu aja the endnya kapan ┓(´_`)┏
Soalnya paling cepeett yaaa cuma bbrp bulan dua bulan sampe 3 bulan itu yg cepetttt *miris*
Biasanya dibulan ke dua dan tiga emng jiwa lg tergonjang jd ada kemungkinan the endnya besar , banyak2 berdoa aja deh -_-
Itu menurut suduut pandang gue loohhh
Tapiiii yaa lebih baik dr pada hati ngejerit teruss bikin sakit teruuss , cari yg deket ajaa kan lebih baik :(
Dr pada punya pacar tapi gak ada bedanya sama yg jomblo hayooooo *pukpuk lagi*
Ahh yaudhlaahhh dr pada tulisan gue ini bikin galauu mending udhan ajaaa..
SEMANGAT deh yg LDRan !!! ^^)
Minggu, 11 November 2012
Jumat, 09 November 2012
KATA HATI
Ini kata hati
Kata hati yg tidak tau harus diungkapkan kemana
pagi ini diam dimulut tapi pikiran ini selalu berbicara
Hujan datang menghampiri entah apa yg akan dia hapus antara kenangan atau harapan yg semu
Diantara rintik hujan berusaha mendekat
Rintik itu begitu menyentuh dan merasuki raga
dingin hingga prasaan semua sama
sedingin sapa mu yg hampir tak pernah ku dengar..
Dekap kagum ku terlalu jauh dan bicara sendiri pada hati yg tak pernah tersampaikan
"Kapan wktu menarik kita dlm barisan sejajar menepiskan diam yg menjadi kalimat sunyi dan sapa yg tak prnah trucap"
Tanya kapan? Tanya kepada hati yg tak akan pernah bisa menjawab
Diam menjadi kalimat sunyi diam tanpa sapa, mungkin terlalu berharap sapa mu datang dan aku menyambutnya
dan tak mungkin menjadi "kita" diantara aku kamu
Kata hati yg tidak tau harus diungkapkan kemana
pagi ini diam dimulut tapi pikiran ini selalu berbicara
Hujan datang menghampiri entah apa yg akan dia hapus antara kenangan atau harapan yg semu
Diantara rintik hujan berusaha mendekat
Rintik itu begitu menyentuh dan merasuki raga
dingin hingga prasaan semua sama
sedingin sapa mu yg hampir tak pernah ku dengar..
Dekap kagum ku terlalu jauh dan bicara sendiri pada hati yg tak pernah tersampaikan
"Kapan wktu menarik kita dlm barisan sejajar menepiskan diam yg menjadi kalimat sunyi dan sapa yg tak prnah trucap"
Tanya kapan? Tanya kepada hati yg tak akan pernah bisa menjawab
Diam menjadi kalimat sunyi diam tanpa sapa, mungkin terlalu berharap sapa mu datang dan aku menyambutnya
dan tak mungkin menjadi "kita" diantara aku kamu
Selasa, 06 November 2012
Sumber Daya Konsumen
Sumber
Daya Konsumen
Perilaku konsumen adalah aktivitas seseorang saat
mendapatkan, mengkonsumsi, dan membuang barang atau jasa (Blackwell, Miniard, & Engel, 2001). Sedangkan The American
Marketing Association mendefinisikan perilaku konsumen sebagai interaksi
dinamis dari pengaruh dan kesadaran, perilaku, dan lingkungan dimana manusia
melakukan pertukaran aspek hidupnya. Dalam kata lain perilaku konsumen
mengikutkan pikiran dan perasaan yang dialami manusia dan aksi yang dilakukan
saat proses konsumsi (Peter & Olson,
2005). Perilaku konsumen menitikberatkan pada aktivitas yang berhubungan
dengan konsumsi dari individu. Perilaku konsumen berhubungan dengan alasan dan
tekanan yang mempengaruhi pemilihan, pembelian, penggunaan, dan pembuangan
barang dan jasa yang bertujuan untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan pribadi (Hanna & Wozniak, 2001).
Sumber
Daya Ekonomi
Potensi sumberdaya ekonomi atau lebih dikenal dengan
potensi ekonomi pada dasarnya dapat diartikan sebagai sesuatu atau segala
sesuatu sumber daya yang dimiliki baik yang tergolong pada sumberd aya alam
(natural resources/endowment factors) maupun potensi sumberdaya manusia yang
dapat memberikan manfaat (benefit) serta dapat digunakan sebagai modal dasar
pembangunan (ekonomi) wilayah tingkat ketergantungan terhadap sumberdaya secara
struktural harus bisa dialihkan pada sumberdaya alam lain.
Contoh : penggunaan energi sinar matahari, panas bumi,
atau gelombang laut termasuk angin, akan dapat mengurangi ketergantungan
manusia terhadap sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui.
sumberdaya alam yang tidak dapat diperbarui (non-renewable or exhaustible resources).
Jenis sumberdaya ini pada dasarnya meliputi sumberdaya alam yang mensuplai
energi seperti minyak, gas alam, uranium, batubara serta mineral yang non
energi.
Contoh : tembaga, nikel,aluminium,dll.
Sumber daya alam yang potensial untuk diperbarui (potentially renewable resources).
Kategori sumberdaya alam ini tergolong sumberdaya alam yang bisa habis dalam
jangka pendek jika digunakan dan dicemari secara cepat, namun demikian lambat
laun akan dapat diganti melalui proses alamiah
Contoh : pohon-pohon di hutan, rumput di padang
rumput, deposit air tanah, udara segar dan lain-lain Sumberdaya alam ini
keberadaannya harus dimanfaatkan seoptimal mungkin dalam kerangka untuk
mendorong, mempercepat dan menunjang proses pembangunan wilayah (daerah).
Sumber
Daya Sementara
Waktu menjadi variabel yang semakin penting dalam
memahami perilaku konsumen karena kemiskinan waktu yang semakin banyak dialami
orang Amerika. Jam yang dihabiskan di tempat kerja setiap minggu (termasuk
waktu pulang pergi, pekerjaan rumah tangga, dan pekerjaan sekolah) meningkat
dari 40,6 jam pada tahun 1973 menjadi 47,3 pada tahun 1984. Pada waktu yang
sama, rata-rata jumlah jam yang tersedia untuk waktu senggang tuun dari 26,2
jam menjadi 18,1 jam perminggu.
Salah satu variabel yang paling individual dari perilaku manusia berhubungan dengan bagaimana orang menggunakan anggaran waktu mereka. Kebanyakan dihabiskan untuk bekerja, tidur, dan kegiatan wajib lain. Namun, suatu bagian dihabiskan untuk kegiatan yang sangat pribadi yang disebut waktu senggang (leisure), yang mencerminkan baik keperibadian maupun preferensi gaya hidup.
Salah satu variabel yang paling individual dari perilaku manusia berhubungan dengan bagaimana orang menggunakan anggaran waktu mereka. Kebanyakan dihabiskan untuk bekerja, tidur, dan kegiatan wajib lain. Namun, suatu bagian dihabiskan untuk kegiatan yang sangat pribadi yang disebut waktu senggang (leisure), yang mencerminkan baik keperibadian maupun preferensi gaya hidup.
a)
Barang
yang Menggunakan Waktu
Produk yang memerlukan pemakaian waktu
dala mengkonsumsinya. Contoh: Menonton TV, Memancing, Golf, Tennis (waktu
Senggang) Tidur, perawatan pribadi, pulang pergi (waktu wajib)
b)
Barang
Penghemat Waktu
Produk yang menghemat waktu
memungkinkan konsumen meningkatkan waktu leluasa mereka. Contoh: oven
microwave, pemotong rumput, fast food.
Sumber
Daya Kognitif
Pengertian
sumber daya kognitif adalah kemampuan untuk secara lebih tepat
merepresentasikan dunia dan melakukan operasi logis dalam representasi konsep
yang berdasar pada kenyataan. Teori ini membahas munculnya dan diperolehnya
schemata skema tentang bagaimana seseorang mempersepsi lingkungannya dalam
tahapan-tahapan perkembangan, saat seseorang memperoleh cara baru dalam
merepresentasikan informasi secara mental.
Teori ini digolongkan ke dalam konstruktivisme :
1. Sumber Daya Konsumen Perhatian
2. Sumber
Daya Kognitif – Perhatian
Sumberdaya
Kognitif menggambarkan kapasitas mental yang tersedia untuk menjalankan
berbagai kegiatan pengolahan informasi Alokasi Kapasitas Kognitif dikenal
sebagai perhatian (attention).
Perhatian terdiri dari dua dimensi :
1. Arahan (direction) menggambarkan
fokus perhatian
2. Intensitas mengacu pada jumlah
kapasitas yang difokuskan pada arahan tertentu. Karena kapasitas tersebut
terbatas, orang harus selektif dalam apa yang mereka perhatikan dan berapa
banyak perhatian dialokasikan selama pengolahan informasi.
Contoh :
Psikologi kognitif menyatakan bahwa perilaku manusia tidak ditentukan oleh
stimulus yang berada dari luar dirinya, melainkan oleh faktor yang ada pada
dirinya sendiri.
Sumber :
Segmentasi Pasar
Definisi Segmentasi Pasar
Segmentasi pasar dapat didefinisikan sebagai proses membagi pasar menjadi
irisan-irisan konsumen yang khas yang mempunyai kebutuhan atau sifat yang sama
dan kemudian memilih satu atau lebih segmen yang akan dijadikan sasaran bauran
pemasaran yang berbeda.
Segmentasi pasar merupakan langkah pertama dalam strategi pemasaran tiga tahap. Strategi pemasaran tiga tahap yaitu:
Segmentasi pasar merupakan langkah pertama dalam strategi pemasaran tiga tahap. Strategi pemasaran tiga tahap yaitu:
- Membagi pasar ke dalam kelompok-kelompok yang homogen.
- Memilih satu segmen atau lebih yang dijadikan target. Pemasar harus mengambil keputusan atas dasar bauran pemasaran yang khusus yaitu produk, harga, saluran, dan/atau daya tarik promosi khusus untuk setiap segmen yang berbeda.
- Menentukan product positioning (posisi produk) sehingga dirasakan oleh para konsumen di setiap segmen yang dibidik sebagai produk yang memberikan kepuasan lebih baik daripada berbagai penawaran bersaing lainnya.
Segmentasi
pasar banyak digunakan oleh para pelaku bisnis, diantaranya:
- Para pemasar, karena strategi segmentasi pasar menguntungkan kedua belah pihak di pasar, para pemasar barabg-barang konsumen menjadi bergairah untuk melaksanakannya.
- Para pengecer, contohnya The Gap membidik berbagai segmen umur, pendapatan, dan gaya hidup di berbagai toko eceran yang berbeda.
- Hotel-hotel, membagi pasar mereka dan menargetkan jaringan hotel yang berbeda ke segmen pasar yang berbeda.
- Perusahaan manufaktur industry, membagi pasar-pasar mereka, seperti yang dilakukan organisasi nirlaba dan media.
- Badan-badan amal, seperti Palang Merah memfokuskan usaha-usaha pengumpulan dana pada “para penyumbang besar”.
- Beberapa Pusat Seni Drama, Musik, dan Seni Tari, membagi para pelanggan atas dasar pencarian manfaat dan telah berhasil meningkatkan pengunjung melalui daya tarik promosi khusus.
Segmentasi dan Kepuasan Konsumen
Menurut
Philip Kotler (1997:36) Kepuasan konsumen adalah perasaan senang atau kecewa
seseorang yang berasal dari perbandingan antara kesannya terhadap kinerja
(hasil) suatu produk dengan harapannya.
·
Macam-macam
atau Jenis kepuasan konsumen
Kepuasan konsumen dibagi menjadi 2 :
1.
Kepuasan
Fungsional, merupakan kepuasan yang diperoleh dari fungsi atau pemakaian suatu
produk. Misal : karena makan membuat perut kita menjadi kenyang.
2.
Kepuasan Psikologikal, merupakan kepuasan yang
diperoleh dari atribut yang bersifat tidak berwujud. Misal : Perasaan bangga
karena mendapat pelayanan yang sangat istimewa dari sebuah rumah makan yang
mewah .
Pengelompokan
inilah yang sering kita dengar sebagai segmentasi pelanggan. Segmentasi ini
mutlak dilakukan secara bervariasi.
·
Dapat di
bagi beberapa segmen berdasarkan :
1.
letak geografis
2.
volume pembelian demografis
3.
produk yang dibeli
4.
sesuai kebutuhan Anda
Umumnya,
tiap segmen adalah unik dan juga memberi kontribusi yang berbeda terhadap
organisasi.
Segmentasi
dan Profitabilitas
Profitabilitas adalah kemampuan perseroan untuk menghasilkan suatu
keuntungan dan menyokong pertumbuhan baik untuk jangka pendek maupun jangka
panjang. Profitabilitas perseroan biasanya dilihat dari laporan laba rugi
perseroan (income statement) yang menunjukkan laporan hasil kinerja perseroan.
·
Tingkatkan
Efisiensi Proses Produksi
Proses produksi yang efisien akan menghasilkan penghematan. Semakin berhemat, semakin rendah pula biaya produksi. Dengan semakin rendahnya biaya produksi, maka margin keuntungan juga samakin tinggi. Terapkan prinsip-prinsip “Total Quality Management” sistem produksi Anda untuk memangkas biaya-biaya yang tidak perlu.
Proses produksi yang efisien akan menghasilkan penghematan. Semakin berhemat, semakin rendah pula biaya produksi. Dengan semakin rendahnya biaya produksi, maka margin keuntungan juga samakin tinggi. Terapkan prinsip-prinsip “Total Quality Management” sistem produksi Anda untuk memangkas biaya-biaya yang tidak perlu.
·
Fokus Pada
“Core Business”
Terpenting Anda : Apakah Anda
sudah mengetahui apa sebenarnya Core Business di mana Anda harus menfokuskan
waktu, energi dan pikiran? Jika Anda melenceng pada hal-hal yang tidak penting,
maka yang sedah Anda lakukan adalah pemborosan sumberdaya yang sangat berharga,
yaitu waktu Anda.
·
Berdayakan
Orang-orang Yang Berdedikasi Melalui Kepemimpinan
Manusia adalah sumberdaya terpenting dalam organisasi Anda. Semakin tinggi tingkat penghargaan Anda pada aspek manusia, semaking tinggi pula tingkat kemampuan untuk menciptakan keberhasilan organisasi. Dengan menerapkan prinsip-prinsip kepemimpinan organisasi yang efektif, Anda akan mampu membawa organisasi Anda ke level yang lebih tinggi dan dengan tingkat profitabilitas yang tinggi pula.
Manusia adalah sumberdaya terpenting dalam organisasi Anda. Semakin tinggi tingkat penghargaan Anda pada aspek manusia, semaking tinggi pula tingkat kemampuan untuk menciptakan keberhasilan organisasi. Dengan menerapkan prinsip-prinsip kepemimpinan organisasi yang efektif, Anda akan mampu membawa organisasi Anda ke level yang lebih tinggi dan dengan tingkat profitabilitas yang tinggi pula.
·
Pertajam
Kecerdasan Organisasi
Apakah organisasi Anda merupakan organisasi yang cerdas? Semakin cerdas organisasi, semakin tinggi pula kemampuan organisasi Anda dalam menavigasikan diri ke arah masa depan yang lebih baik. Seberapa sering Anda memberikan pelatihan-pelatihan berkualitas bagi para karyawan untuk mempertajam kemampuan mereka dalam mengelola organisasi secara lebih profesional. Semakin cerdas organisasi, semakin tinggi tingkat profitabilitas perusahaan Anda.
Apakah organisasi Anda merupakan organisasi yang cerdas? Semakin cerdas organisasi, semakin tinggi pula kemampuan organisasi Anda dalam menavigasikan diri ke arah masa depan yang lebih baik. Seberapa sering Anda memberikan pelatihan-pelatihan berkualitas bagi para karyawan untuk mempertajam kemampuan mereka dalam mengelola organisasi secara lebih profesional. Semakin cerdas organisasi, semakin tinggi tingkat profitabilitas perusahaan Anda.
·
Kompensasi
Yang Sesuai
Manusia ingin dihargai. Jika Anda membayar lebih rendah dibandingkan kemampuan dan usaha yang sudah mereka berikan bagi organisasi Anda, mereka akan merasa dirugikan. Jika mereka merasa dirugikan, maka sebaiknya Anda jangan berharap mereka akan memberikan yang terbaik bagi organisasi Anda. Jika kita melihat negara-negara yang sistem ekonominya telah maju, kita melihat bahwa sistem kompensasi yang diterapkan merefleksikan kinerja.
Manusia ingin dihargai. Jika Anda membayar lebih rendah dibandingkan kemampuan dan usaha yang sudah mereka berikan bagi organisasi Anda, mereka akan merasa dirugikan. Jika mereka merasa dirugikan, maka sebaiknya Anda jangan berharap mereka akan memberikan yang terbaik bagi organisasi Anda. Jika kita melihat negara-negara yang sistem ekonominya telah maju, kita melihat bahwa sistem kompensasi yang diterapkan merefleksikan kinerja.
Penggunaan Segmentasi dalam Strategi Pemasaran
Segmentasi
pasar adalah strategi pemasaran yang membagi target pasar yang luas ke dalam
kelompok dari konsumen yang memiliki kebutuhan umum yang sama. Tergantung
pada karakteristik khusus dari produk, kelompok ini dapat dibagi dengan
kriteria seperti usia dan jenis kelamin, atau perbedaan lain, seperti lokasi
atau pendapatan. Kampanye pemasaran dapat dirancang dan dilaksanakan untuk
menargetkan segmen pelanggan tertentu.
Faktor
penting lain yang harus diperhitungkan ketika mengembangkan strategi pemasaran
untuk konsumen adalah "segmentasi pasar". Segmentasi pasar berarti
membagi pelanggan potensial perusahaan ke dalam berbagai segmen atau kelompok
(misalnya, berdasarkan usia, jenis kelamin, agama, lokasi, dll) dan kemudian
memfokuskan strategi pemasaran pada satu atau lebih kelompok-kelompok. Bila
menggunakan segmentasi pasar, penting untuk menentukan apa faktor-faktor yang
akan dipertimbangkan. Faktor-faktor yang disebut variabel segmentasi. Variabel
segmentasi perlu berhubungan dengan kebutuhan, penggunaan, atau perilaku
terhadap produk atau jasa. Sebagai contoh, produsen gitar akustik akan paling
mungkin segmen pasar berdasarkan usia, yaitu, strategi pemasaran mereka akan
dirancang untuk menarik dan mempengaruhi remaja.
Sumber daya
dan kemampuan perusahaan untuk menentukan jumlah dan ukuran segmen pasar yang
mereka dapat berharap untuk menarik dengan strategi pemasaran mereka. Jenis
produk dan layanan, serta variasi dalam kebutuhan pelanggan mereka, akan
memainkan peran dalam ukuran dan jumlah segmen pasar yang ditargetkan. Memilih
variabel segmentasi yang tepat adalah bagian penting dalam penargetan pasar
konsumen tertentu. Memilih variabel segmentasi yang tepat adalah bagian penting
dalam penargetan pasar konsumen tertentu.
Segmentasi pasar merupakan tindakan untuk mengidentifikasi dan membentuk kelompok pembeli yang terpisah-pisah yang mungkin membutuhkan produk dan bauran pemasaran yang tersendiri. Pada penelitian ini basis segmentasi yang digunakan adalah gaya hidup yang dapat mempengaruhi bauran pemasaran dan preferensi terhadap bauran pemasaran dari E-Commerce. Ini berarti basis segmentasi ini dilihat dari perilaku mereka terhadap bauran pemasaran. Dengan kesamaan karakteristik perilaku yang berpengaruh terhadap bauran pemasaran ini diharapkan setiap segmen yang terbentuk dapat didekati dengan penawaran yang tepat sehingga meningkatkan kepuasan pelanggan dari masing-masing segmen.
Dari kedelapan elemen bauran pemasaran yang digunakan terdapat 6 elemen yang signifikan dalam membedakan antar segmen, yaitu produk, promosi, bukti fisik, komunitas, proses dan harga. Dua yang lain yaitu tempat dan perubahan ternyata untuk tingkat kepercayaan 95% tidak dapat digunakan untuk membedakan segmen. Ini berarti setiap segmen mempunyai preferensi bauran pemasaran yang sama terhadap kedua elemen tersebut.
Segmentasi pasar merupakan tindakan untuk mengidentifikasi dan membentuk kelompok pembeli yang terpisah-pisah yang mungkin membutuhkan produk dan bauran pemasaran yang tersendiri. Pada penelitian ini basis segmentasi yang digunakan adalah gaya hidup yang dapat mempengaruhi bauran pemasaran dan preferensi terhadap bauran pemasaran dari E-Commerce. Ini berarti basis segmentasi ini dilihat dari perilaku mereka terhadap bauran pemasaran. Dengan kesamaan karakteristik perilaku yang berpengaruh terhadap bauran pemasaran ini diharapkan setiap segmen yang terbentuk dapat didekati dengan penawaran yang tepat sehingga meningkatkan kepuasan pelanggan dari masing-masing segmen.
Dari kedelapan elemen bauran pemasaran yang digunakan terdapat 6 elemen yang signifikan dalam membedakan antar segmen, yaitu produk, promosi, bukti fisik, komunitas, proses dan harga. Dua yang lain yaitu tempat dan perubahan ternyata untuk tingkat kepercayaan 95% tidak dapat digunakan untuk membedakan segmen. Ini berarti setiap segmen mempunyai preferensi bauran pemasaran yang sama terhadap kedua elemen tersebut.
Agar segmen
pasar dapat bermanfaat maka harus memenuhi beberapa karakteristik:
·
Measurable : Ukuran,
daya beli, dan profil segmen harus dapat diukur meskipun ada beberapa variabel
yang sulit diukur.
·
Accessible : Segmen
pasar harus dapat dijangkau dan dilayani secara efektif.
·
Substantial : Segmen
pasar harus cukup besar dan menguntungkan untuk dilayani
·
Differentiable :
Segmen-segmen dapat dipisahkan secara konseptual dan memberikan tanggapan yang
berbeda terhadap elemen-elemen dan bauran pemasaran yang berbeda.
·
Actionable : Program
yang efektif dapat dibuat untuk menarik dan melayani segmen-segmen yang
bersangkutan.
Referensi :
http://stieserelo.ac.id/component/content/article/45-artikel/102-artikel-segmentasi-pasar.html
http://nikinich.blogspot.com/2012/10/bab-ii-segmentasi-pasar-dan-analisis.html
http://zakijhun12.blogspot.com/
Referensi :
http://stieserelo.ac.id/component/content/article/45-artikel/102-artikel-segmentasi-pasar.html
http://nikinich.blogspot.com/2012/10/bab-ii-segmentasi-pasar-dan-analisis.html
http://zakijhun12.blogspot.com/
Langganan:
Postingan (Atom)
