Selamat Datang Pada Coretan Coretan Iseng guee (--,).... Give the best, be ur self and enjoy it.... Selamat Datang Pada Coretan Coretan Iseng guee (--,).... Give the best, be ur self and enjoy it.... Selamat Datang Pada Coretan Coretan Iseng guee (--,).... Give the best, be ur self and enjoy it.... Selamat Datang Pada Coretan Coretan Iseng guee (--,).... Give the best, be ur self and enjoy it.... Selamat Datang Pada Coretan Coretan Iseng guee (--,).... Give the best, be ur self and enjoy it.... Selamat Datang Pada Coretan Coretan Iseng guee (--,).... Give the best, be ur self and enjoy it.... Selamat Datang Pada Coretan Coretan Iseng guee (--,).... Give the best, be ur self and enjoy it.... Selamat Datang Pada Coretan Coretan Iseng guee (--,).... Give the best, be ur self and enjoy it....
Tampilkan postingan dengan label horror. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label horror. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 Desember 2012

Nightmare 5



Nightmare 5


ketika sebagian memori adalah bagian dari NightMare
ada harus terbangun dalam gelap mimpi 

Berakhir mimpi buruk yg berkepanjangan

-selamat pagi dunia-
Updatean gue dipagi hari ini karna gue tau sekarang nyata bukan mimpi lagi.
Bahagia gue bisa terbangun dari koma yg panjang dan melewati mimpi2 buruk yg berkepanjangan juga.
Gue masih terbaring dirumah sakit tapi sekarang gue udh pulih udh bisa update twitter dengan kedua tangan gue yg sakit, tangan kanan gue katanya bergeser tulangnya saat kecelakaan makanya sekarang masih diperban tapi udh bisa digerakin yg kiri lagi diinfus sakit sih tapi bisa kok buat ngetik
-ngetik update dan gak lupa stalkerin TL kak dika.
Jd selama koma itu gue mengalami "mimpi buruk" mungkin seperti nightmare, gue sebut itu nightmare karna gue bener
-bener takut mimpi itu bener-bener terlihat nyata, tapi ternyata mimpi itu adalah bagian dari sisa-sisa memori gue yg tertinggal dan berusaha membangunkan gue dari koma.
Sakit yg gue rasakan dikepala itu benar karna pada saat kecelakaan itu kepala gue berdarah bnyak pendaharan mungkin itu sebabnya gue koma lama dan tangan gue yg kanan benar2 sakit diperban tapi bukan krna mukul cermin dikenyataannya gue bener2 diperban krna untuk pemulihan tulang yg bergeser akibat kecelakaan, merah darah yg mengalir pecahan kaca yaa semua itu sebenarnya darah dari diri gue sendiri pecahan
-pecahan itu juga akibat dr kecelakan yg menyebabkan kaca spion motor gue pecah, semua mimpi itu berusaha mengingatkan gue tapi menakutkan benar-benar semuanya terlihat nyata tapi tetap mimpi tidak sesempurnya kenyataannya, mimpi tidak pernah jelas arah dan alurnya.
suara ketokan yg gue dengar ternyata keisengan dari rahmat dia emng suka iseng klo gue bengong pasti dia emng suka nepokin tangannya didepan gue tapi disaat gue koma kata nykp dia dan ita selalu berusaha buat gue bangun sesekali dia mengambil pensil kembar kita bertiga dan membunyikannya sambil digetok kepensil satu lagi disamping telinga gue kata dia sih tangan gue gerak-gerak setelah mendengar suara itu, suara suara lemari terbuka itu suara pintu kamar dirumah sakit gue bnyak yg keluar masuk untuk melihat keadaan gue dan yg anehnya entah ini kebetulan atau apa kamar dirumah sakit gue itu kamar 104 terakhir suara yg menakutkan suara *brak* gue selalu teriak krna ternyata itu suara tabrakan gue.

Syukurlah itu semua hanya mimpi dan sekarang berakhir, ternyata disaat gue koma gue bisa merasakan dan mendengar disekliling gue,
dimimpi gue bener-benar merasa ketakutan semua dingin itu krna gue masih koma antara hidup lagi atau pergi untuk selamanya tapii terima kasih tuhan engkau masih mengizinkan aku untuk melihat indahnya dunia ini.
Sekali lagii gue tau ini nyata bukan lagi nightmare yg menakutkan.

Selamatt membaca
-aqila-

*krek*
Suara pintu kamar gue dibuka, dan gue menengok kebelakang..

"Itaa...rahmaattttt" dengan wajah ceriaa gue menyambut merekaa..
mereka berla
ri kearah gue yg sedang duduk dibangku meja belajar dan memeluk gue.

"Eh ini lo lagi nulis apaan??" Tanya ita ke gue

"Iyaa lo lagi nulis apaan ini? Nightmare?" Tanya rahmat sambil melihat laptop gue

"Iya gue lagi cerita tentang pengalaman mimpi mimpi buruk gue disaat gue koma"

"Waahh pasti seru bangeettt" kata rahmat

"Kitaa boleh baca kan???" Serentak ita dan rahmat mengatakan hal yg sama.

"Iyaa boleh kok, tapii gak sekarang yaa sahabat2 ku" sambil memeluk mereka erat karna gue ngerasa kangen banget

"Yuk sekarang kita main aja gue udh kangen bgt nih main sama kalian" ajak gue ke ita dan rahmat

"Yaahhh, yaudh deh..tapiiiiiii" jawab ita dan melelihat kearah rahmat sambil tersenyum
Dan rahmat pun melihat ke arah gue .

"Tapii lo harus rapih
-rapih dulu sana kita tunggu didepan, yuk ta" saut rahmat dan sambil menarik ita keluar kamar.

"okee tunggu gue yaa" teriak gue dr kamar

Gue pun langsung rapih
-rapih dan buru-buru keluar kamar berjalan menuju ruang tamu.
Sesampai diruang tamuuu.....

"Taraaaaaaaaaa" teriak ita dan rahmat gembira sambil menunjuk kearah kursi yg diduduki...kak dika!
Gue pun kaget bercampur senang dengan wajah yg tersenyum.

"Kak dika, kak..."
Kata gue ke kadika dengan wajah yg bahagia

"Iya ..aqila apa kabar? akhirnya gue bisa ngeliat lo sama seperti saat pertama gue ktmu lo"
Jawab kak dika ke gue dengan senyum yg maniiss

Ternyata ini rencana ita dan rahmat setelah mempertemukan gue sama kak dika mereka mengajak kita ketaman
, ita sama rahmat mereka boncengan sengaja ita gak bawa motor supaya gue bareng kak dika.
Dan kita pun sampai ditaman, seperti dimimpi gue kita main bersama seru
-seruan bareng foto-foto sesekali cadaan tawa menghiasi kebersamaan kita.
Ini bukan mimpi atau pun NIGHTMARE yg menakutkan

Cerita ini hanya fiktif hasil dari pikiran penulis, bila ada kesamaan nama tempat semua itu hanya pemikiran dari penulis.. Lena




--SEKIAN--

Nightmare 4



Nightmare 4

 NightMare sebuah mimpi yang mengerikan dalam gelapnya mimpi
NightMare memori dalam pikiran anda

Mimpi yg mengungkap semuanya..


Ini benar benar pagi apa ini malam?
Mata gue terbuka dan melihat kelangit langit kamar, arah pandang gue berganti kearah kiri dan melihat jendela
, gue bisa melihat pantulan sinar matahari.
Ini benar benar udh siang kan? Sesekali gue bertanya kehati gue seperti itu, dan gue pun mulai berfikir gue harus keluar dan melihat apa yg sebenarnya terjadi entah ini mimpi lagi atau bukan tapi gue harus keluar entah apa yg harus gue cari diluar pun gue gak tau.
Saat ini dipikiran gue harus keluar dan pergi, gue kembali turun dari kasur bergegas mengambil handuk dan kemudian mandi.

Gue melihat kearah cermin dikamar mandi
, mencuci muka dengan sabun beberapa detik gue teriam melihat muka gue dicermin penuh dengan sabun, kembali gue membersihkan muka dengan air dan menatap cermin (lagi) sklibet ada bayangan yg terlihat dipikiran gue saat menatap kosong kecermin. Gue kaget tapi penasaran dan gue menatap cermin kembali bayangan itu terlihat lagi sklibet ada keramaian keramaian disebuah gedung. Hah napas gue kembali terengah engah gue kembali membasahi muka dengan air kemudian kembali menatap cermin sekarang bayangan itu mulai terlihat lagi dan bnyak yg terlihat keramaian di gedung semua org terlihat kaget, gue milihat ada darah berlumuran dijalan pecahan kaca dan kemudian gue melihat sekilas seperti ada kecelakaan hanya sekilas kemudian gelap kembali dan gue tersadar .

Bergegas gue keluar dr kamar mandi dan kekamar lalu rapi
h-rapih sekarang gue tau gue harus kemana, buru-buru gue keluar kamar dengan membawa tas jaket dan masker.

"Aqila kamu mau kemana"
Tanya nykp gue yg kaget melihat gue sangat terburu2

"Aku mau kekampus dlu mah"
Jawab gue yg terus berjalan keluar rumah mendekati motor gue

"Kamu yakin ? Kamu udh sembuuhh?"
Teriak nykp gue dr dalam dengan kekawatirannya dia mengikuti gue sampe kluar.

"Iya mah, aku pergi dlu yaa.. Assalam"muallaikum"
*Bremmmm* gue pergi dengan motor ke kampuuss

Gue berharap gue akan mengetahui semuanya, dijalanan gue terlihat sangat bingung tapi juga gue penasaran dan harus sampai kampus sekarang karna gue mau tau apa yg terjadi dan apa yg sebenarnya terjadii bayangan yg sama yg pernah gue liat rasa sakit, rasa sepii gelap yg selalu muncul semuanya gue mau tau apa ini ada hubungannya klo gue pergi kekampus itu.

Sesampai dikampus setelah memarkirkan motor gue langsung masuk sekarang bukan lewat pintu belakang lagi tapi gue masuk lewat pintu depan
, keramaian ini? keramaian ini pernah gue lihaatt sedetik gue terdiam di depan pintu masuk dan melihat sekeliling sekali lagi hati gue berkata ini nyata atau mimpi? tapi ini harus berakhir gue pun langsung masuk kedalam kampus berjalan terus.

Udara ini.... Udara ini pernah gue rasakan tapi spertinya kapan? gue terus berjalan dalam lorong
-lorong lobby kampus, kanan kiri ramai sesekali gue jalan pelan dan melihat keatas ramai.
Gue menaiki tangga entah gue pun gak tau arah jalan gue tapi gue tetap berjalan dan terus berjalan .
Kaki gue terhenti
tepat didepan sebuah ruang kelas diruangan itu tertulis 104 dan perlahan gue mendekati gagang pintu itu kemudian gue membukanya.

*krek*

Hah, ini kelas gue dan setelah gue membuka pintu gue terdiam melihat keramainan didlm kelas tapi keramainan itu menjadi sunyi senyap disaat gue melangkahkan kaki masuk dan pintu tertutup *blam*

Sreeeeettttt seketika semua org terdiam melihat kearah gue, gue milihat ada ita ada rahmat mereka juga melihat kearah gue dengan muka yg datar tanpa ekspresi sama sekali.
Gue makin bingung dengan keadaan ini, gue memberanikan diri berjalan kearah mereka dengan perlahan dan dengan rasa takut
 tapi mereka tetap terdiam menatap gue, semua org dikelas itu menatap gue. Gue jalan perlahan mendekat, setengah mendekati mereka tiba semua org mengangkat tangannya dan menunjuk kearah gue, seketika gue terhenti melangkah gue terdiam dan melihat mereka, muka mereka datar dengan tangan yg menunjuk kearah gue lama kelamaan mereka menjadi pucat dan mereka semua berkata.

"Kamu sudah mati"

Serentak gue kagettt suara kecil mereka satu persatu mengatakan itu sambil menunjuk kearah gue.
Lama kelamaan mereka mulai mendekat dan mendekat kearah gue sambil
tetap menunjuk kearah gue.
"Kamu sudah mati"

Dan lagi gue mulai gemetar
, dingin mulai menyelimuti kaki dan tangan gue, dengan cepat gue mundur kebelakang dan membuka pintu lalu larii ke luar dengan napas terengah-engah dan menepi ditembok gue melihat kearah bawah semuanya ramai, kampus ini ramai.
jd td yg gue liat itu apa? Gue kembali membalikan badan kearah ruangan td, tapi ruangan itu menghilang ruang 104 itu menghilang dan sepertinya tidak ada ruangan 104 dilantai dua.

Gue semakin bingung dan kaget, takut dingin gemetar tapi kenapa sepertinya semua org gak ada yg peduli sama gue mereka seolah
-olah gak melihat gue, gue takut dan turun kelantai bawah jalan dengan cepat seperti berlari, gue mau keluar dari sini gue harus keluar dari sini dengan napas yg terenagh engah gue berlari ke arah pintu keluar tapi...
Gue mendengar keramainan dan teriakan histeris dari semua org diluar, ada yg berlarian masuk dengan wajah pucat melewati gue begitu aja dan dia berteriak histeris ke dalam kampus.
"Tolong toloongg, ada kecelakaan diluar! Cepat minta bantuan! Cepat!"

hah! Serentak gue mulai kaget kembali "kecelakaan" apa ini seperti yg gue liat bayangan seklibet itu yg sering muncul dihadapan gue.
Gue melihat banyak
mahasiswa berlarian kearah luar tanpa mempedulikan gue yg ada didepan pintu, arah pandang gue mulai menuju keluar gue seperti melihat kak dika ,itu kak dika... perlahan gue menuju kegerbang kampus berjalan perlahan disekiling gue semua mahasiswa panik berlari-larian tapi gue berjalan perlahan gue bingung sebenarnya apa yg terjadi.
Gue mulai mendekat kepintu gerbang kak dika mulai menghilang dalam kerumunan org bnyak, gue mencari dan terus berjalan masuk ke kerumunan mahasiswa
itu yg semuanya ada dipintu gerbang dan akhirnya gue keluar dari kerumunan, gue ada dipaling depan gue melihat kak dika ita dan rahmat mereka ada didepan gue tapi apa yg mereka lakukan? gue melihat mereka menangis sambil memeluk seseorg yg penuh berlumuran darah serentak kaget tapi penasaran gue mendekat dan mendekat berjalan perlahan .
Hah! Ini mustahil itu...........
Itu gue?!!
Gue kaget benar benar kaget napas gue terengah engah lagi tangan gue dingin kaki gue dingin ini mimpii gue mau teriak dan larii itu bukan gue, perlahan kaki gue lemas gue mundur menjauh dari mereka seketika ita rahmat dan kak dika yg tadi lagi duduk menangis mereka berdiri dan menghadap gue kerumunan mahasiswa itu pun menjadi diam seketika dan menghadap ke gue mereka berjalan perlahan menghampiri gue ,gue perlahan pun mulai berjalan mundur tapi lemas semua tubuh gue gemetar
, takutt gue mau teriak tapi gak bisa gue mau lari tapi gak bisa mereka semakin mendekat wajah mereka sama seperti yg tadi gue liat dikelas mereka semua datar tanpa ekspresi melihat kearah gue wajah mereka pucat tangan mereka perlahan mulai menunjuk lagi kearah gue .

"Kamu..sudah..mati"

Hah napas gue terengah engah jantung gue berdetak kencang sungguh kencang gue mau lari, apa yg merak maksud gue takut. Gue terus berjalan mundur *bruk* gue terjatuh tersandung karna lemasnya kaki gue, gue gak bisa apa apa lagi sekarang mereka makin mendekat dan mendekat.

"Kamu..sudah..mati"

Telapak tangan gue kaki gue semuanya dingin gue menggigil ketakutan dan mereka mendekat mengelilingi gue semakin mendekat
, gue mau teriak gue menutup telinga dengan tangan karna mereka semakin dan makin dihadapan gue..

"Kamuu..sudah..ma.."

"Hah! Gue"
Sambil melihat tangan yg diimpus dan melihat kearah langit2 atap dan melihat sekeliling ada alat infus pernapasan, gue melihat juga ada alat detak jantung .
*krek*
Pintu terbuka dan yg masuk ada nykp gue dan dokter.
Mereka berjalan mendekati gue, gue melihat nykp gue mendekat dan menangis dokter pun kaget melihat gue.

"Alhamdullilah aqila akhirnya kamu sadar juga setelah lebih dari satu bulan kamu koma disini"
Kata dokter ke gue dia berdiri disamping tempat tidur gue dan memeriksa keadaan gue.

Gue melihat nykp gue menangis disamping dokter dan memegang tangan gue .
"Aqila akhirnya mama bisa melihat kamu membuka mata lagi"
Kata nykp gue sambil menangis dan memegang tangan gue.

"Mah aku kenapa?"
Tanya gue ke nykp gue mau tau apa yg sbenarnya terjadi

"Kamu kecelakaan setelah ospek selesai kamu pulang tapi kamu kecelakan, mama hampir putus harapan krna kamu udh 1bulan lebih koma"

Gue hanya tersenyum sedikit lega sekarang gue tau jadi semua itu gak nyata
, tapi semua ini yg membangun kan gue dari koma yg berkepanjangan, semua ini mimpi disaat gue koma itu mimpi dari memori memori gue yg masih tersisa disaat gue koma.

Nightmare 3



Nightmare 3

sebelum anda benar-benar terbangun
mungkin NightMare akan terus menghantui anda 

Sudah berakhir??

Terdengar suara pintu kamar terbuka disaat gue setengah akan terbangun.

"Aqila sayang, bangun" suara itu.. Suara nykp gue

"Pagi mah" sapa gue sambil tersenyum melihat kearahnya

"Gimna kamu udh enakan?"

"Haduh sakit *melihat kearah tangan kanan gue yg diperban*"

"Tangan kamu masih sakit? Inget tangan kamu kenapa?"

"Iya sakit mah, aku
.. *sambil melihat kearah kaca yg pecah* iyaa aku ingat mah"

"Syukur deh klo kamu ingat, kamu itu sakit panas sekali kamu banyak ngalamin hal buruk kamu gak prnah bisa tidur, kamu teriak teriak terus disaat malam dan paginya kamu gak pernah tau tentang kejadian kemarin"

"Hmm kejadian itu pada saat aku masuk kuliah mah?"

"Iya, yaudh sekarang kamu makan dlu ya nanti ada yg mau nengokin kamu"

"Siapa mah?"

"Ada deh" saut nykp gue sambil tersenyum dan berjalan keluar meninggalakan makanan diatas kasur gue untuk gue makan.
Jadi gue itu sakit gue bener
-bener bingung dengan semua ini. Menatap galau kearah jendela kamar dan melihat makanan diatas kasur gue pun mulai makan dan menghabiskan makanan itu, enak sekali sepertinya gue lupa merasakan makanan yg enak seperti ini seakan lama sekali gue gak makan makanan nykp.
Apa ini udh berakhir? Apa ini akhir dari ketakutan gue nyatanya tangan gue sakit berarti ini bukan mimpi dan kemarin juga bukan. Ini nyata sekali lagi didalam hati gue berkata ini nyata kan ? Ini benar benar nyata dan ini sudah berakhir.
Sesekali menghela nafas (lagi) tapi kenapa jantung gue masih berdetak kencang
? dan kepala ini pusing tangan ini pun sakit, gue emng masih sakit tapi gue berharap ini adalah kenyataannya dan semua berakhir ketakutan gue.
Pagi ini terasa beda
, beda dari biasanya tangan gue sakit dan diperban gue gak bisa pegang hp dan cek twitter apa lagi stalkerin TL kak dika.

"Taraaaaaaaaaaaaaaa"

"Ita ...... Rahmaaaatttttt!!" Kaget dan tersenyum bahagiaa melihat mereka berduaa rasanya gue kangen banget sama mereka entah udh berapa lama sepertinya gue gak ktmu mereka karna gue ngerasa kangen banget .

"Haha pastii kangen kan lo sama kita berdua??" Kata rahmat ke gue

"Iyaa lahh" jawab gue sambil nangis

"Laaahh laahh jangan nangis qilaaaaaa" kata rahmat sambil panik

"Aqilaaa cupcup jgn nangiss kan skrg gue sama rahmat disinii, yg penting lo skrg sehat dlu nanti kita akan sering2 main lagi kok" kata ita ke gue sambil memeluk gue dari samping

"Oiya qila sahabatku yg lagi sakitt yg bawel gue sama ita bawa sesuatu buat lo biar cepat sembuh! Hahaha"

Gue cuma bisa pasang wajah penuh tanda tanya

"Taraaaaaaaaaaaaaaa *tunjuk rahmat ke arah pintu*"

Gue serentak kaget , yg masuk dr pintu itu....

"Kak dika??"

"Aqila apa kabar??" Sambil tersenyum manis

"Alhamdullilahh pagi ini terasa sehatan kak, makasih yaa sebelumnya kak udh mau dateng"

"Bagus deh klo gitu, cepet sembuh yaa biar bisa cepet ngerasain kuliah masa anak baru udh bolos dari awal masuk haha"

"Iya kak doain aja" sambil tersenyum maluu

"Ecieeee cieeeeee kiw kiwww banget kan kita berdua kyknya gak diangep ini ta" saut rahmat

"Haha iyaa nih mat kita kyk dua nyamuk yaa yg nguing2 hahaha" jawab ita

Kita pun... Gue ita rahmat dan kak dika ngobrol
-ngobrol seru-seruanan bareng main-main nonton dvd bareng foto-foto makan siang bareng masakan mama.. Seru deh semua menghabiskan wktu seharian dirumah gue nemenin gue yg sakit ini dan gue bener-bener berharap ini adalah akhir gak ada lagi ketakutan dalam diri gue, karna gue udh lemas tenaga gue udh habis.

Sorenya mereka pulang dan balik lagi gue dianter mama ke kamar istirahat, tapi gue gak bisa istirahat gue melihat kearah laptop gue diatas meja belajar dekat lemari, sepertinya udh lama banget gue gak mainin laptop gak edit
-edit foto gak edit-edit video gak bikin karya-karya.. hah! Gue kangen itu semua.

Akhirnya gue berjalan kearah laptop gue dan menarik kursi meja belajar,
gue duduk dan membuka laptop. gue pengen edit foto-foto tadi, gue ambil kabel data dan nyolokin dr laptop ke hp buat transfer data-data foto dr hp ke laptop, selesai tranfer gue mulai mengedit dan melihat-lihat foto mereka .

Entah udh berapa banyak foto yg gue edit sampai gue lupa waktu gak terasa gue baru sadar setelah melihat jam di laptop gue menunjukan pukul 1. Satu lagi gue melihat ini malam jumaat hah.. Deg deg jantung gue berasa berdegup kencang lagi.
*sreekk~sreekkk~sreekk~*
Itu suara langkah kaki atauu....
*brakkkk*
"Aaaaaaa" gue kambali teriak mendengar suara itu, tapi ternyata suara itu suara pintu kamar gue yg dibuka nykp..

"Aqilaaaaaa..kamu belum tidur ini udh malem loh, ayo istirahat"

"Mama... Iyaaa mahhh"

Nykp gue menutup pintu dan gue kembali mematikan laptop, tapi tiba2 laptop gue ngeheng berhenti gak bisa digerakin gak bisa dimatiin kenapa ini.
*tok tok tok*

Suara itu suara apa , hah telinga gue seperti mendengar suara ketokan entah ketokan itu bukan berasal dari pintu tapii...
Darii tembok..
Sekali lagii gue berusaha mematikan laptop tapi tetap gak bisa laptop gue masih ngeheng..
Dan lagii

*tok tok tok*

Jantuung gue tiba tiba berdetak kencang lagi nafas gue terengah engah lagi dan hawa ini sunyi sepi..

*tok tok tok*

Suara itu mulai terdengar berkali kali
, lagi dan lagi entah arahnya dari mana tapiii.
Gue bener
-bener ngerasa sendiri sunyii sepiii dingiinn, gue akhirnya langsung lari dan loncat ke kasur
*sreeeeetttt* narik selimut
Tapi tetap suara ituu..

*tok tok tok*

Dan dingin ini berasa sangaaatt dingiinnn kaki tangan mulut gue nafas gue, hah hah hah nafas gue jd susah ini dingin sekali sangat dingin sepii sunyiii..
Gue takuutt gue gemetar kedinginan dan menggigil.
Arah pandang gue kemana mana mendengar suara itu bunyi itu bunyi itu dimana??
Gue kedinginan gelaapp dingin sunyi..
Memeluk guling dengan mulut yg bergetar semua badan gue gemetar gue gak tahan gue gak tahan dingin ini dan gue takuutttt..

*tok tok tok*

seperti org linglung gue turun dr kasur dan berjaln kearah pintu kamar dengan perlahan tapi pintu itu pun menghilang menjauh dengan perlahan dan perlahan gue mendekat tapi
pintu itu menjauhh jauuh dan jauuh sampai jarak pandang gue pun gak bisa melihat, pintu itu tiba tiba menghilang dan sekecap *sreeeett*
mata gue melotot kaget gelap kembali menghampiri dengan napas terenagh engah gue masih berdiri melihat tangan gue kaki badan gue semuanya terlihat dengan rasa takutt sedikit penasaran gue mengangkat tangan secara perlahan, secara perlahan gue mamasukan tangan kearah gelap itu yg benar benar gelap dan benar tangan gue gak terlihat setengah napas gue semakin terengah engah jantung gue semakin cepat dengan cepat juga gue menarik tangan gue dr gelap itu dan melihat lagi tangan gue ini masih seperti biasa ...

"Aqilaaaaa, kamu udh bangun?"
Nykp gue tiba2 muncul didepan gue
dan *sreet* sketika semua menjadi terlihat lagi gue bingung dan melihat sekeliling sehingga arah pandang gue terhenti dijendela ternyata dari jendela kamar gue terlihat matahri yg muncul. Gue semakin kaget dengan muka yg pucat takut gemetar lusuh.

"Aqilaaaa, kamu gak tidur lagi?"
Nykp gue dengan nada yg panik dan penuh rasa kawatir bertanya lagi ke gue
, dia pun merasa ada yg aneh dengan gue.

Tapi gue hanya bisa mengalihkan arah pandang dr jendela kamar gue kearah nykp gue dengan wajah yg pucat dan bingung dengan semuanya.

"Apa mah? aku gak tidur lagi?"
Dengan wajah bingung ketakutan napas terengah engah gue kembali bertanya kenykp


"Iya, kamu itu selalu bersikap aneh dimlm hari kamu jarang tidur makanya kamu sakit terus, sini lihat muka kamu"
Jawab nykp gue dengan amat sangat kawatir dan mengajak gue kedepan cermin lemari yg retak itu, gue melihat pantulan wajah gue yg kurus pucat dibawah mata gue kelihatan klo gue emng jarang tidur apa gak prnah tidur sama sekali??
Ini semua aneh seperti yg dikatanyan nykp gue, gue gak prnah tidur bersikap aneh dan gue lagi sakitt ini semua aneehh gue ngerasa gue gak kyk gitu.
Gue memegang wajah gue didepan cermin mengelus wajah dan tiba
-tiba didekat dahi gue ada memar, gue pegang tapi meraahhh memar itu menjadi merah mengalir keluar dr dahi gue ini darah! Darah ini keluar dr dahi gue tangan kiri gue yg menyentuh pun terkena darahnya mata gue melotot kaget kearah cermin.

"Aqilaaaa, kenapaaaa?"
Tanya nykp gue sambil menepuk pundak gue dr belakang, tiba2 aja gue tersadar dan melihat cermin lagi darah itu menghilang gak ada memar hanya gue merasa pusing dan merasa kesakitan ditangan kanan gue yg diperban .
Gue menoleh ke arah nykp gue
"Aku mau istirahat mah"

"Yaudh kamu istirahat yah"
Gue berjalan kearah tempat tidur gue dengan dirangkul dan dipapah nykp sampai ketempat tidur.
Gue langsung tidur dan ternyata ini masih seperti hari hari kemarin gue gak tau ada apa sebenarnya dan kenapa ini terjadi gue ngerasa ada yg aneh ini belum berakhir.