Selamat Datang Pada Coretan Coretan Iseng guee (--,).... Give the best, be ur self and enjoy it.... Selamat Datang Pada Coretan Coretan Iseng guee (--,).... Give the best, be ur self and enjoy it.... Selamat Datang Pada Coretan Coretan Iseng guee (--,).... Give the best, be ur self and enjoy it.... Selamat Datang Pada Coretan Coretan Iseng guee (--,).... Give the best, be ur self and enjoy it.... Selamat Datang Pada Coretan Coretan Iseng guee (--,).... Give the best, be ur self and enjoy it.... Selamat Datang Pada Coretan Coretan Iseng guee (--,).... Give the best, be ur self and enjoy it.... Selamat Datang Pada Coretan Coretan Iseng guee (--,).... Give the best, be ur self and enjoy it.... Selamat Datang Pada Coretan Coretan Iseng guee (--,).... Give the best, be ur self and enjoy it....

Jumat, 21 Desember 2012

Nightmare 4



Nightmare 4

 NightMare sebuah mimpi yang mengerikan dalam gelapnya mimpi
NightMare memori dalam pikiran anda

Mimpi yg mengungkap semuanya..


Ini benar benar pagi apa ini malam?
Mata gue terbuka dan melihat kelangit langit kamar, arah pandang gue berganti kearah kiri dan melihat jendela
, gue bisa melihat pantulan sinar matahari.
Ini benar benar udh siang kan? Sesekali gue bertanya kehati gue seperti itu, dan gue pun mulai berfikir gue harus keluar dan melihat apa yg sebenarnya terjadi entah ini mimpi lagi atau bukan tapi gue harus keluar entah apa yg harus gue cari diluar pun gue gak tau.
Saat ini dipikiran gue harus keluar dan pergi, gue kembali turun dari kasur bergegas mengambil handuk dan kemudian mandi.

Gue melihat kearah cermin dikamar mandi
, mencuci muka dengan sabun beberapa detik gue teriam melihat muka gue dicermin penuh dengan sabun, kembali gue membersihkan muka dengan air dan menatap cermin (lagi) sklibet ada bayangan yg terlihat dipikiran gue saat menatap kosong kecermin. Gue kaget tapi penasaran dan gue menatap cermin kembali bayangan itu terlihat lagi sklibet ada keramaian keramaian disebuah gedung. Hah napas gue kembali terengah engah gue kembali membasahi muka dengan air kemudian kembali menatap cermin sekarang bayangan itu mulai terlihat lagi dan bnyak yg terlihat keramaian di gedung semua org terlihat kaget, gue milihat ada darah berlumuran dijalan pecahan kaca dan kemudian gue melihat sekilas seperti ada kecelakaan hanya sekilas kemudian gelap kembali dan gue tersadar .

Bergegas gue keluar dr kamar mandi dan kekamar lalu rapi
h-rapih sekarang gue tau gue harus kemana, buru-buru gue keluar kamar dengan membawa tas jaket dan masker.

"Aqila kamu mau kemana"
Tanya nykp gue yg kaget melihat gue sangat terburu2

"Aku mau kekampus dlu mah"
Jawab gue yg terus berjalan keluar rumah mendekati motor gue

"Kamu yakin ? Kamu udh sembuuhh?"
Teriak nykp gue dr dalam dengan kekawatirannya dia mengikuti gue sampe kluar.

"Iya mah, aku pergi dlu yaa.. Assalam"muallaikum"
*Bremmmm* gue pergi dengan motor ke kampuuss

Gue berharap gue akan mengetahui semuanya, dijalanan gue terlihat sangat bingung tapi juga gue penasaran dan harus sampai kampus sekarang karna gue mau tau apa yg terjadi dan apa yg sebenarnya terjadii bayangan yg sama yg pernah gue liat rasa sakit, rasa sepii gelap yg selalu muncul semuanya gue mau tau apa ini ada hubungannya klo gue pergi kekampus itu.

Sesampai dikampus setelah memarkirkan motor gue langsung masuk sekarang bukan lewat pintu belakang lagi tapi gue masuk lewat pintu depan
, keramaian ini? keramaian ini pernah gue lihaatt sedetik gue terdiam di depan pintu masuk dan melihat sekeliling sekali lagi hati gue berkata ini nyata atau mimpi? tapi ini harus berakhir gue pun langsung masuk kedalam kampus berjalan terus.

Udara ini.... Udara ini pernah gue rasakan tapi spertinya kapan? gue terus berjalan dalam lorong
-lorong lobby kampus, kanan kiri ramai sesekali gue jalan pelan dan melihat keatas ramai.
Gue menaiki tangga entah gue pun gak tau arah jalan gue tapi gue tetap berjalan dan terus berjalan .
Kaki gue terhenti
tepat didepan sebuah ruang kelas diruangan itu tertulis 104 dan perlahan gue mendekati gagang pintu itu kemudian gue membukanya.

*krek*

Hah, ini kelas gue dan setelah gue membuka pintu gue terdiam melihat keramainan didlm kelas tapi keramainan itu menjadi sunyi senyap disaat gue melangkahkan kaki masuk dan pintu tertutup *blam*

Sreeeeettttt seketika semua org terdiam melihat kearah gue, gue milihat ada ita ada rahmat mereka juga melihat kearah gue dengan muka yg datar tanpa ekspresi sama sekali.
Gue makin bingung dengan keadaan ini, gue memberanikan diri berjalan kearah mereka dengan perlahan dan dengan rasa takut
 tapi mereka tetap terdiam menatap gue, semua org dikelas itu menatap gue. Gue jalan perlahan mendekat, setengah mendekati mereka tiba semua org mengangkat tangannya dan menunjuk kearah gue, seketika gue terhenti melangkah gue terdiam dan melihat mereka, muka mereka datar dengan tangan yg menunjuk kearah gue lama kelamaan mereka menjadi pucat dan mereka semua berkata.

"Kamu sudah mati"

Serentak gue kagettt suara kecil mereka satu persatu mengatakan itu sambil menunjuk kearah gue.
Lama kelamaan mereka mulai mendekat dan mendekat kearah gue sambil
tetap menunjuk kearah gue.
"Kamu sudah mati"

Dan lagi gue mulai gemetar
, dingin mulai menyelimuti kaki dan tangan gue, dengan cepat gue mundur kebelakang dan membuka pintu lalu larii ke luar dengan napas terengah-engah dan menepi ditembok gue melihat kearah bawah semuanya ramai, kampus ini ramai.
jd td yg gue liat itu apa? Gue kembali membalikan badan kearah ruangan td, tapi ruangan itu menghilang ruang 104 itu menghilang dan sepertinya tidak ada ruangan 104 dilantai dua.

Gue semakin bingung dan kaget, takut dingin gemetar tapi kenapa sepertinya semua org gak ada yg peduli sama gue mereka seolah
-olah gak melihat gue, gue takut dan turun kelantai bawah jalan dengan cepat seperti berlari, gue mau keluar dari sini gue harus keluar dari sini dengan napas yg terenagh engah gue berlari ke arah pintu keluar tapi...
Gue mendengar keramainan dan teriakan histeris dari semua org diluar, ada yg berlarian masuk dengan wajah pucat melewati gue begitu aja dan dia berteriak histeris ke dalam kampus.
"Tolong toloongg, ada kecelakaan diluar! Cepat minta bantuan! Cepat!"

hah! Serentak gue mulai kaget kembali "kecelakaan" apa ini seperti yg gue liat bayangan seklibet itu yg sering muncul dihadapan gue.
Gue melihat banyak
mahasiswa berlarian kearah luar tanpa mempedulikan gue yg ada didepan pintu, arah pandang gue mulai menuju keluar gue seperti melihat kak dika ,itu kak dika... perlahan gue menuju kegerbang kampus berjalan perlahan disekiling gue semua mahasiswa panik berlari-larian tapi gue berjalan perlahan gue bingung sebenarnya apa yg terjadi.
Gue mulai mendekat kepintu gerbang kak dika mulai menghilang dalam kerumunan org bnyak, gue mencari dan terus berjalan masuk ke kerumunan mahasiswa
itu yg semuanya ada dipintu gerbang dan akhirnya gue keluar dari kerumunan, gue ada dipaling depan gue melihat kak dika ita dan rahmat mereka ada didepan gue tapi apa yg mereka lakukan? gue melihat mereka menangis sambil memeluk seseorg yg penuh berlumuran darah serentak kaget tapi penasaran gue mendekat dan mendekat berjalan perlahan .
Hah! Ini mustahil itu...........
Itu gue?!!
Gue kaget benar benar kaget napas gue terengah engah lagi tangan gue dingin kaki gue dingin ini mimpii gue mau teriak dan larii itu bukan gue, perlahan kaki gue lemas gue mundur menjauh dari mereka seketika ita rahmat dan kak dika yg tadi lagi duduk menangis mereka berdiri dan menghadap gue kerumunan mahasiswa itu pun menjadi diam seketika dan menghadap ke gue mereka berjalan perlahan menghampiri gue ,gue perlahan pun mulai berjalan mundur tapi lemas semua tubuh gue gemetar
, takutt gue mau teriak tapi gak bisa gue mau lari tapi gak bisa mereka semakin mendekat wajah mereka sama seperti yg tadi gue liat dikelas mereka semua datar tanpa ekspresi melihat kearah gue wajah mereka pucat tangan mereka perlahan mulai menunjuk lagi kearah gue .

"Kamu..sudah..mati"

Hah napas gue terengah engah jantung gue berdetak kencang sungguh kencang gue mau lari, apa yg merak maksud gue takut. Gue terus berjalan mundur *bruk* gue terjatuh tersandung karna lemasnya kaki gue, gue gak bisa apa apa lagi sekarang mereka makin mendekat dan mendekat.

"Kamu..sudah..mati"

Telapak tangan gue kaki gue semuanya dingin gue menggigil ketakutan dan mereka mendekat mengelilingi gue semakin mendekat
, gue mau teriak gue menutup telinga dengan tangan karna mereka semakin dan makin dihadapan gue..

"Kamuu..sudah..ma.."

"Hah! Gue"
Sambil melihat tangan yg diimpus dan melihat kearah langit2 atap dan melihat sekeliling ada alat infus pernapasan, gue melihat juga ada alat detak jantung .
*krek*
Pintu terbuka dan yg masuk ada nykp gue dan dokter.
Mereka berjalan mendekati gue, gue melihat nykp gue mendekat dan menangis dokter pun kaget melihat gue.

"Alhamdullilah aqila akhirnya kamu sadar juga setelah lebih dari satu bulan kamu koma disini"
Kata dokter ke gue dia berdiri disamping tempat tidur gue dan memeriksa keadaan gue.

Gue melihat nykp gue menangis disamping dokter dan memegang tangan gue .
"Aqila akhirnya mama bisa melihat kamu membuka mata lagi"
Kata nykp gue sambil menangis dan memegang tangan gue.

"Mah aku kenapa?"
Tanya gue ke nykp gue mau tau apa yg sbenarnya terjadi

"Kamu kecelakaan setelah ospek selesai kamu pulang tapi kamu kecelakan, mama hampir putus harapan krna kamu udh 1bulan lebih koma"

Gue hanya tersenyum sedikit lega sekarang gue tau jadi semua itu gak nyata
, tapi semua ini yg membangun kan gue dari koma yg berkepanjangan, semua ini mimpi disaat gue koma itu mimpi dari memori memori gue yg masih tersisa disaat gue koma.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar